Oleh CGP angkatan 3
Juhaini Nasution,S.Pd
SDN 07 BILAH HULU
LabuhanBatu
OLEH CGP ANGKATAN 3
JUHAINI NASUTION,S.Pd
SDN 07 BILAH HULU LABUHANBATU
FASILITATOR SUGIYANTO,S.Pd,M.Pd
PENGAJAR PRAKTEK: HOTDIANA NABABAN,M.Pd
A. LATAR BELAKANG
Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh seorang guru saja, namun harus ada sinergitas dari seluruh warga sekolah untuk tercaainya sebuah visi sekolah .Dalam hal ini sekolah merupakan institusi yang berperan penting dalam pembentukan karakter siswa sebagaimana tujuan pendidikan, yakni mewujudkan pelajar indonesia yang memiliki profil pelajar pancasila.Dengan demikian guru berperan penting menuntun siswa dalam pembentukan karakter melalui penerapan budaya positif di sekolah.
B.TUJUAN DARI AKSI NYATA ,adalah
1.Menerapkan budaya positif pada seluruh warga sekolah.
2.Membuat kesepakatan tentang keyakinan kelas
3.Penggunaan posisi kontrol yang sesuaidengan meniadakan hukuman.
4.Penerapan segitiga restitusi berdasarkan keyakinan kelas
C.TOLOK UKUR KEBERHASILAN
Guru sebagai penuntun murid dalam penerapan budaya positif,sebaiknya memiliki rambu-rambu yang jelas dalam menentukan keberhasilan dan ketercapaian dalam pelaksanaan budaya positif di sekolah. Salah satu tolok ukur keberhasilan atau ketercapaian dalam pelaksanaan budaya positif ini adalah jika budaya positif yang ingin diterapkan ini sudah bisa menjadi sebuah pembiasaan baik.
LINIMASA TINDAKAN YANG AKAN DILAKUKAN
1.Melakukan perencanaan
2.Mengkomunikasikan perencanaan kepada kepala sekolah.
3. Mensosialisasikan budaya positif kepada teman sejawat.
4.Membuat kesepakatan kelas tentang budaya positif di sekolah.
5. Mengadakan evaluasi tentang ketercapaian kesepakatan kelas.
DUKUNGAN YANG DIBUTUHKAN
Adapun dukungan yang dibutuhkan adalah:
1.Kepala sekolah sebagai penanggung jawab semua kegiatan
2.Rekan sejawat sebagai teman untuk berkolaborasi
3.Siswa sebagai pendukung kegiatan aksi nyata.
4.Wali murid sebagai motivator bagi putra putrinya.
5.Sarana prasarana sekolah
DESKRIPSI AKSI NYATA
#Setelah melakukan sosialisasi kepada rekan guru,selanjutnya yang saya lakukan adalah melapor kepada kepala sekolah sebagai fasilitator agar dapat melakukan peran dan aksi nyata sebagai CGP untuk melakukan aksi nyata.
# Saya mulai melakukan aksi di kelas dengan memperkenalkan budaya positif kepada siswa .Dimulai dengan selalu berdoa sebelum dan sesudah belajar, sopan santun kepada guru , menghargai teman dan mematuhi tata tertib sekolah.
# Kemudian secara bersama-sama membuat kesepakatan kelas untuk dijadikan keyakinan kelas yang harus ditaati oleh seluruh warga kelas.
# Bertukar informasi dengan rekan sejawat dalam rangka mengidentifikasi otensi siswa dan berkolaborasi dalam menumbuh kembangkan karakter siswa.
#Membuat indikator ketercapaian untuk mengetahui progres yang dilakukan serta melakukan refleksi bersama rekan sejawat dan siswa terlibat dalam aksi nyata.
Rencana perbaikan
# Lebih terbuka dengan rekan guru dalam berbagi informasi dan praktisi yang telah dilakukan dalam rangka mewujudkan visi sekolah dan budaya positif di SDN 07 BILAH HULU
# Menumbuhkan budaya positif agar menjadi pembiasaan di SDN 07 BILAH HULU
Hasil dari Aksi nyata
Respon peserta didik positif, mereka senang dan apresiatif, bersemangat melakukan perubahan dikelas, menyepakati kesepakatan kelas, dan berniat ikhlas dan disiplin untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
Dokumentasi
https://drive.google.com/file/d/1a-a-xvhHMVShhoATCABpRNoTr2SXsuzp/view?usp=drivesdk RPP BERDIFERENSIASI KELAS 4
OLEH CGP ANGKATAN 3
JUHAINI NASUTION,S.Pd
SDN 07 BILAH HULU
LABUHANBATU
Pada tugas hari ini memaparkan tentang Demonstrasi Konstektual yang saya lakukan tentang pembelajaran berdiferensiasi , yaitu membuat rancangan RPP berdasarkan pemetaan kebutuhan belajar siswa danpenerapan strategi Diferensiasi.Pada Demonstrasi Konstektual kali ini saya mencoba membuat RPP dengan mempertimbangkan kesiapan , ketertarikan dan kebutuhan belajar murid di kelas. Langkah Awal yang saya lakukan :
1.Menganalisis kebutuhan belajar, dengan membagikan formulir yang berisi pertanyaan yang dapat memetakan kebutuhan belajar siswaberdasarkan profil belajar siswa.
2.Menganalisis strategi diferensiasi, dengan menganalisis 2 strategi diferensiasi yaitu proses dan produk berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan belajar siswa.
Saya dapat mendemonstrasikan apa yang telah saya pahami dengan pembelajaran berdiferensiasi dan mengetahui alasan mengapa pembelajaran berdiferensiasi sangat diperlukan.Itu karena dengan pembelajaran berdiferensiasi bisa membantu setiap murid tumbuh semaksimal mungkin sesuai kemampuan nya.Dengan demikian guru akan berusaha mengetahui perkembangan setiap muridnya dan perkembangan kelasnya secara keseluruhan.
Pemahaman saya tentang pembelajaran berdiferensiasi dapat membantu saya dalam memecahkan permasalahan pembelajaran yang saya hadapi sehari- hari .Dengan kata lain bahwa pembelajaran diferensiasi adalah menciptakan suatu kelas yang beragam dengan memberikan kesempatan dalam meraih konten, memproses suatu ide, dan meningkatkan hasil setiap murid, sehingga murid-murid akan bisa belajar dengan efektif.
Salam sehat & Bahagia
Ketika saya membaca pengumuman tentang kelulusan tahap 2 untuk calon guru penggerak sebenarnya saya ada rasa kuatir dan juga agak minder karena saya hanya seorang guru yang bersetatus honorer.Karena mungkin sering dianggap sepele dan tidak berharga Dimata orang lain.Kenapa saya berkata seperti itu ? Itu karena pernah saya dengar ada orang berkata tentang saya, kalo saya itu sangat bodoh makanya saya tidak lulus menjadi PNS.Bahkan ada juga karena saya itu kurang sedekah dan ada juga yang berkata percuma sekolah tinggi - tinggi kalau hanya jadi honorer yang gajinya lebih kecil dari asisten rumah tangga . Jujur saya mengabdi dan menjadi honorer bukan karena saya ingin mengharapkan gaji,tapi memang udah panggilan jiwa.Eh saya kok mala jadi curhat ya?? Maaf ya 😁😁😁
Tapi mungkin kalau saya tidak menjadi honorer saya tidak akan bisa berada di titik ini ,menjadi calon guru penggerak yang sudah saya jalani tiga bulan belakangan ini. Saya tidak akan bertemu dengan teman - teman CGP hebat dan juga Pengajar praktek saya Bu Hotdiana Nababan,M.Pd yang sangat saya kagumi,dan juga fasilitator saya Bapak Sugiyanto,S.Pd,M.Pd yang sangat Baik dan juga saya kagumi.Mereka adalah orang hebat bagi saya yang terus memotivasi saya dan mendukung saya.
Awal saya bertemu dengan Pengajar praktek adalah ketika lokakarya 0 , walaupun waktu itu bertemu melalui kecanggihan teknologi. Dari situ saya sudah dapat melihat kalau beliau adalah orang hebat pilihan untuk bisa membimbing kami dalam kegiatan CGP ANGKATAN 3 ini bagi kelompok kami.Saya merasa senang dan beruntung bisa bertemu dengan beliau.Dan juga terutama bapak fasilitator kebanggaan kami,Bapak Sugiyanto,S.Pd,M.Pd, merupakan orang yang sangat selalu kami rindukan,tawanya disetiap kami bertemu di kegiatan kami walau hanya dari teknologi ,bapak yang selalu memotivasi kami dan mendukung kami .Apalagi ketika kami berada dalam kondisi yang kadang mulai jenuh dan banyak masalah.Beliau selalu memberikan semangat kepada kami.
Yang pastinya kesan pertama saya dengan Pengajar praktek dan fasilitator saya sudah merasa sangat dekat dengan beliau berdua karena sejak diawal bertemu saya sudah merasa seperti keluarga sendiri. Kekeluargaan yang terjalin ini mudah - mudahan bisa tetap selamanya,walau sudah proses pendidikan CGP ini telah selesai.
GELIS( GERAKAN LITERASI SEKOLAH) Oleh CGP Angkatan 3 JUHAINI NASUTION,S.Pd SDN ...